Sabtu, 18 Juni 2005

68) Darimanakah Simon Petrus tahu bahwa Yesus adalah Kristus? Dari pewahyuan Surga ataukah dari Andreas?

68) Darimanakah Simon Petrus tahu bahwa Yesus adalah Kristus? Dari pewahyuan Surga (Matius 16:17), ataukah dari saudaranya Andreas ? (Yohanes 1:41)
JAWAB : (Kategori : terlalu mengartikan ayat secara harfiah)

Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. (Matius 16:17)

Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)." (Yohanes 1:41)

Yang ditekankan dalam Matius 16:17 adalah bahwa Simon tidak mendengar ucapan ini dari orang lain, melainkan TUHAN sendirilah yang menjelaskan kepadanya. Kendati demikian, hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa ia pernah diberitahukan oleh orang lain. Yesus menegaskan bahwa Petrus bukan meniru apa yang dikatakan orang lain. Petrus telah tinggal dan bekerja bersama-sama dengan Yesus, dan kini jelas-jelas tahu bahwa Yesus tidak lain adalah Mesias (Kristus), Anak Allah yang hidup.

Yesus tidak bermaksud bertanya, "Siapakah Aku menurut kata orang?", Namun Ia bertanya, "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" (Matius 16:15). Dan Yesus sengaja mengkontraskan kedua pertanyaan ini yang berbeda seperti langit dan bumi, ditujukan kepada para murid-Nya dan Petrus memberi jawaban pasti dari diri-Nya!

Senin, 13 Juni 2005

67) Yesus mewarisi takhta Daud atau tidak?

67) Apakah Yesus akan mewarisi takhta Daud (Lukas 1:32) atau tidak? (Matius 1:11; 1 Tawarikh 3:16 & Yeremia 36:30)

JAWAB : (Kategori : Salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, (Lukas 1:32)

Versus :

Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. (Matius 1:11)

Dan
Keturunan Yoyakim ialah Yekhonya, anaknya itu, dan anak orang ini ialah Zedekia. (1 Tawarikh 3:16)

Dan

Sebab itu beginilah firman TUHAN tentang Yoyakim, raja Yehuda: Ia tidak akan mempunyai keturunan yang akan duduk di atas takhta Daud, dan mayatnya akan tercampak, sehingga kena panas di waktu siang dan kena dingin di waktu malam. (Yeremia 36:30)

Setelah jelas bahwa silsilah yang dibuat oleh Matius adalah menurut garis Yusuf, kini jelaslah bahwa Yeremia 36:30 bahwa tidak seorangpun (secara fisik) yang memenuhi syarat duduk di atas takhta Daud, karena ia terhisap dalam keturunan Yekhonya. Tetapi Matius menjelaskan bahwa Yesus bukan keturunan Yusuf secara fisik. Setelah membuat daftar keturunan Yusuf yang berasal dari keturunan Yekhonya.

TETAPI Matius menjelaskan bahwa kelahiran Yesus bukanlah melalui benih laki-laki. Jadi, Matius menunjukkan bagaimana Yesus membebaskan diri-Nya dari masalah Yekhonya, sehingga Ia dapat tetap duduk di atas takhta Daud!

Sebaliknya, Lukas, menunjukkan bahwa Yesus merupakan keturunan Daud bukan dari garis Yekhonya, dan oleh karena itu Ia berhak mewarisi takhta bapak leluhur-Nya, Daud. Malaikat dalam Lukas 1:32 berkata " Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya”, Ini adalah penetapan ilahi dan bersama dengan garis badaniah, menjadikan Yesus satu-satunya ahli-waris yang benar untuk takhta Daud.

Minggu, 05 Juni 2005

66) Ayah Selah, Kenan/Kainan atau Arpakhsad?

66) Siapakah ayah dari Selah, Kenan/Kainan (Lukas 3:35-36) atau Arpakhsad? (Kejadian 11:12)

JAWAB : (Kategori : Kesalahan penulis ulang pada PL)

Lukas 3:35-36

3:35
LAI TB, anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,

Translit TR, tou sarouch tou ragau tou phalek tou eber tou sala

3:36
LAI TB, anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,

Translit TR, tou kainan tou arphaxad tou sêm tou nôe tou lamech

Menurut Lukas urutan silsilahnya demikian : "Selah bin Kenan bin Arpakhsad". Meskipun sepertinya tidak ada jawaban mutlak untuk pertanyaan di atas, tetapi selalu ada penjelasan memadai di dalam Alkitab. Tampaknya Naskah Masorah yang kita miliki sekarang dalam memuat ayat di Kejadian 11:12-13 tidak selengkap Naskah Septuaginta yang berumur lebih tua. Kita lihat perbedaannya berikut :

Kejadian 11:10-14

11:10 Inilah keturunan Sem. Setelah Sem berumur seratus tahun, ia memperanakkan Arpakhsad, dua tahun setelah air bah itu.

Naskah Masorah, Translit, ELE TOLDOT SHEM SHEM BEN-ME'AT SHANA VAYOLED ET-ARPAKHSHAD SHENATAYIM AKHAR HAMABUL

LXX Translit, KAI AUTAI AI GENESEIS SÊM HUIOS EKATON ETÔN OTE EGENNÊSEN TON ARPHAXAD DEUTEROU ATOUS META TON KATAKLUSMON

11:11 Sem masih hidup lima ratus tahun, setelah ia memperanakkan Arpakhsad, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

Naskah Masorah, Translit, VAYEKHI-SHEM AKHAREI HOLIDO ET-ARPAKHSHAD

KHAMESH ME'OT SHANA VAYOLED BANIM UVANOT

LXX Translit, KAI EZÊSEN SÊM META TO GENNÊSTAI AUTON TON ARPHAXAD MENTAKOSIA ETÊ KAI EGENNÊSEN HUIOS KAI THUGATERAS KAI APETHANEN

11:12 Setelah Arpakhsad hidup tiga puluh lima tahun, ia memperanakkan Selah.

Naskah Masorah, Translit, VE'ARPAKHSHAD KHAI KHAMESH USHELOSHIM SHANA VAYOLED ET-SHALAKH

LXX Translit, KAI EZÊSEN ARPHAXAD HEKATON TRIAKONTA PENTE ETÊ KAI EGENNÊSEN TON KAINAN

11:13 Arpakhsad masih hidup empat ratus tiga tahun, setelah ia memperanakkan Selah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

Naskah Masorah, Translit, VAYEKHI ARPAKHSHAD AKHAREI HOLIDO ET-SHELAKH SHALOSH SHANIM VE'ARBA ME'OT SHANA VAYOLED BANIM UVANOT

LXX Translit, KAI EZÊSEN ARPHAXAD META TO GENNÊSTAI AUTON TON KAINAN ETÊ TETRAKOSIA TRIAKONTA KAI EGENNÊSEN HUIOS KAI THUGATERAS KAI APETHANEN KAI EZÊSEN KAINAN META TO GENNÊSTAI AUTON TON SALA ETÊ TRIAKOSIA TRIAKONTA KAI EGENNÊSEN HUIOS KAI THUGATERAS KAI APETHANEN

11:14 Setelah Selah hidup tiga puluh tahun, ia memperanakkan Eber.

Naskah Masorah, Translit, VESHELAKH KHAI SHELOSHIM SHANA VAYOLED ET-EVER

LXX Translit, KAI EZÊSEN SALA EKATON TRIAKONTA ETÊ KAI EGENNÊSEN TON EBER

Ketika melihat Naskah Septuaginta (LXX), kita memperoleh nama Kainan sebagai ayah dari Selah, mempertegas apa yang dikatakan dalam Lukas. Yaitu "Selah anak Kainan anak Arpakhsad".

Lukas yang telah menulis teksnya dalam bahasa Yunani, mungkin memakai Septuaginta sebagai sumber rujukannya. Atau bisa juga Lukas merujuk kepada naskah TANAKH Ibrani yang lebih tua, daripada naskah Masorah seperti yang kita miliki sekarang ini.

Menunjuk pada hal tersebut pada naskah Septuaginta, jika kita melihat pada Kejadian 11:12, kita temukan bahwa Arpakshad telah berusia 135 (LXX "HEKATON TRIAKONTA PENTE") bukannya 35 (yang akan memberikan lebih banyak waktu dan kemungkinan baginya untuk menjadi kakek dari Selah).

Senin, 23 Mei 2005

65) 14 atau 13 keturunan dari pembuangan Babel sampai Kristus?

65) Apakah ada empat belas (Matius 1:17) atau tiga belas (Matius 1:12-16) keturunan dari pembuangan Babel sampai kepada Kristus?


JAWAB : (Kategori : Salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)

Matius 1:17,

"Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus."

PASAI {semua} OUN {oleh karena itu} HAI GENEAI {generasi} APO {dari} ABRAAM {Abraham} HEÔS {hingga} DABID {Daud} GENEAI {generasi} DEKATESSARES {empat belas} KAI {dan} APO {dan} DABID {Daud} HEÔS {hingga} TÊS METOIKESIAS {pengangkutan} BABULÔNOS {Babel} GENEAI {generasi} DEKATESSARES {empat belas} KAI {dan} APO {dari} TÊS METOIKESIAS {pengangkutan} BABULÔNOS {Babel} HEÔS {hingga} TOU KHRISTOU {Kristus} GENEAI {generasi} DEKATESSARES {empat belas}

Matius menuliskan garis silsilah dengan itikad baik. Tidak ada kesimpulan mutlak yang dapat menyalahkannya. Menurut apa yang dituliskannya dapat kita bagikan sebagai berikut :

NO

Abraham hingga Daud, generasi 'theokrasi' (pemerintahan Allah)

Daud hingga pembuangan (Yosia), generasi 'monarkhi' (pemerintahan raja)

Pembuangan (Yekhonya) hingga Kristus, generasi 'hierarkhi' (pemerintahan imam)

1

Abraham

Daud

Yekhonya

2

Ishak

Salomo

Sealtiel

3

Yakub

Rehabeam

Zerubabel

4

Yehuda

Abia

Abihud

5

Peres

Asa

Elyakim

6

Hezron

Yosafat

Azor

7

Ram

Yoram

Zadok

8

Aminadab

Uzia

Akhim

9

Nahason

Yotam

Eliud

10

Salmon

Ahas

Eleazar

11

Boas

Hizkia

Matan

12

Obed

Manasye

Yakub

13

Isai

Amon

Yusuf

14

Daud

Yosia

Yesus Kristus

Matius menggunakan dua ungkapan berbeda, "pada waktu pembuangan ke Babel", 'epi tês metoikesias babulônos' (Matius 1:11) berarti hingga pada era Yosia. Ungkapan kedua "sesudah pembuangan ke Babel", 'meta de tên metoikesian babulônos' (Matius 1:12), menggunakan preposisi berbeda yaitu antara 'epi' dan 'meta'.

Jangan paksakan perhitungan ala kita untuk diterapkan di zaman kuno. Perhitungan ala kita dapat saja dengan menjumlahkan nama dari Abraham hingga Yesus Kristus, semuanya 41 kemudian angka ini pasti tidak dapat dibagi tiga karena 3 x 14 = 42, kurang satu atau setidak-tidaknya ada satu nama yang menjadi poros perhitungan Matius. Para pakar teologia mengatakan bahwa Raja Daud-lah yang menjadi poros perhitungan karena namanya memiliki nilai 14 (dâlet = 4; vâv = 6; dan dâlet = 4).

Namun, ada kemungkinan jawaban lain yaitu menurut Alkitab HRV (Hebraic Root Version) dan HDT (Hebrew Du Tillet), Abihud memperanakkan Abner, Abner memperanakkan Elyakim. Dengan demikian jumlah 14 generasi dari pembuangan ke Babel sampai Kristus (ayat 17) adalah tepat.

Jumat, 13 Mei 2005

64) Ayah Yekhonya, Yosia atau Yoyakim?

64) Apakah Yosia (Matius 1:11) atau Yoyakim (1 Tawarikh 3:16) ayah dari Yekhonya?

JAWAB : (Kategori : Salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)

Matius 1:11
Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel

1 Tawarikh 3:16
Keturunan Yoyakim ialah Yekhonya, anaknya itu, dan anak orang ini ialah Zedekia.

Yoyakim adalah ayah dari Yekhonya dan Yosia adalah kakeknya, berdasarkan 1 Tawarikh 3:15-16. Satu generasi—Yoyakim—dihapus dari silsilah Yesus. Ini pasti dikarenakan ia menjadi raja karena diangkat oleh Firaun dari Mesir dan mengumpulkan pajak bagi Firaun (2 Raj 23:34-35).

Selasa, 03 Mei 2005

63) Ayah Uzia, Yoram atau Amazia?

63) Apakah Yoram (Matius 1:8) atau Amazia (2 Tawarikh 26:1) yang merupakan ayah dari Uzia?

JAWAB : (Kategori : salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)
Matius 1:8
Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,
2 Tawarikh 26:1
Segenap bangsa Yehuda mengambil Uzia, yang masih berumur enam belas tahun dan menobatkan dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia.

Sama seperti kata "BAT" dalam bahasa Ibrani dapat menunjukkan keturunan yang lebih jauh untuk seorang anak perempuan, demikian juga halnya "BEN" untuk anak laki-laki. Yesus dalam Matius 1:1 dinyatakan sebagai Anak Daud, Anak Abraham. Kata "Anak" di sini digunakan untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah keturunan dari kedua orang tersebut. Walaupun data ini tidak disajikan oleh Matius dalam bahasa Aram/Ibrani, tetapi jelas bahwa Matius adalah orang Yahudi yang menulis Injil Matius dari sudut pandang Ibrani dengan menggunakan konsep Ibrani tentang "anak". PB ditulis dalam bahasa Yunani.

Melihat hal ini, dapat dijelaskan bahwa Amazia adalah ayah dari Uzia (yang disebut juga Azarya). Sedangkan Yoram/Yehoram adalah kakek buyut dari Uzia. Garis keturunannya adalah sebagai berikut : Yoram/Yehoram – Ahazia – Yoas – Amazia – Azarya/Uzia (2 Tawarikh 21:4 – 26:1).

Bagan berikut membandingkan Raja-raja Yehuda dalam Perjanjian Lama dengan catatan Raja-raja di Matius 1:8

Catatan PL Silsilah Yesus dalam Matius
Yoram/Yehoram Yoram
Ahazia -
Yoas -
Amazia -
Uzia Uzia

Tiga raja Yehuda tidak dihitung dalam Garis Silsilah Yesus Kristus! Mengapa? Jawabannya ditemukan di Keluaran 20:5, Bilangan 14:18 dan Mazmur 109:13-15 dan terlihat dalam karakter pemerintahan raja-raja jahat ini (2 Tawarikh 22:2-4). Faktanya, Ahazia tidak dihitung sebagai benih Daud, Leluhurnya mengikuti jejak kejahatan keluarga Omri. Alkitab menekankan kedua garis darah dan pengaruh dari ibunya, Atalya, yaitu cucu dari Omri yaitu anak dari Ahab dan Izebel (2 Raja-raja 8:18). Jadi, tiga generasi dari keturunan Yoram dipisahkan dari silsilah Yesus.

Tinjauan Matius terhadap silsilah Yusuf dapat diterima, karena tujuannya hanya menunjukkan jalur-jalur keturunan saja. Dia mengatakan dalam Matius 1:17 bahwa ada tiga rangkaian dari empat belas keturunan. Silsilah ini mengungkapkan jumlah keturunan serta kaitannya dengan Yesus sebagai "Anak Daud". Dalam pemahaman Ibrani, setiap abjad diberi nilai. Jumlah keseluruhan nilai bagi nama DAUD adalah empatbelas, dan mungkin itulah sebabnya Matius mengkaitkannya dengan empat belas keturunan dalam setiap rangkaian, demi menggarisbawahi posisi Yesus sebagai "Anak Daud".