Selasa, 03 Mei 2005

63) Ayah Uzia, Yoram atau Amazia?

63) Apakah Yoram (Matius 1:8) atau Amazia (2 Tawarikh 26:1) yang merupakan ayah dari Uzia?

JAWAB : (Kategori : salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)
Matius 1:8
Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,
2 Tawarikh 26:1
Segenap bangsa Yehuda mengambil Uzia, yang masih berumur enam belas tahun dan menobatkan dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia.

Sama seperti kata "BAT" dalam bahasa Ibrani dapat menunjukkan keturunan yang lebih jauh untuk seorang anak perempuan, demikian juga halnya "BEN" untuk anak laki-laki. Yesus dalam Matius 1:1 dinyatakan sebagai Anak Daud, Anak Abraham. Kata "Anak" di sini digunakan untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah keturunan dari kedua orang tersebut. Walaupun data ini tidak disajikan oleh Matius dalam bahasa Aram/Ibrani, tetapi jelas bahwa Matius adalah orang Yahudi yang menulis Injil Matius dari sudut pandang Ibrani dengan menggunakan konsep Ibrani tentang "anak". PB ditulis dalam bahasa Yunani.

Melihat hal ini, dapat dijelaskan bahwa Amazia adalah ayah dari Uzia (yang disebut juga Azarya). Sedangkan Yoram/Yehoram adalah kakek buyut dari Uzia. Garis keturunannya adalah sebagai berikut : Yoram/Yehoram – Ahazia – Yoas – Amazia – Azarya/Uzia (2 Tawarikh 21:4 – 26:1).

Bagan berikut membandingkan Raja-raja Yehuda dalam Perjanjian Lama dengan catatan Raja-raja di Matius 1:8

Catatan PL Silsilah Yesus dalam Matius
Yoram/Yehoram Yoram
Ahazia -
Yoas -
Amazia -
Uzia Uzia

Tiga raja Yehuda tidak dihitung dalam Garis Silsilah Yesus Kristus! Mengapa? Jawabannya ditemukan di Keluaran 20:5, Bilangan 14:18 dan Mazmur 109:13-15 dan terlihat dalam karakter pemerintahan raja-raja jahat ini (2 Tawarikh 22:2-4). Faktanya, Ahazia tidak dihitung sebagai benih Daud, Leluhurnya mengikuti jejak kejahatan keluarga Omri. Alkitab menekankan kedua garis darah dan pengaruh dari ibunya, Atalya, yaitu cucu dari Omri yaitu anak dari Ahab dan Izebel (2 Raja-raja 8:18). Jadi, tiga generasi dari keturunan Yoram dipisahkan dari silsilah Yesus.

Tinjauan Matius terhadap silsilah Yusuf dapat diterima, karena tujuannya hanya menunjukkan jalur-jalur keturunan saja. Dia mengatakan dalam Matius 1:17 bahwa ada tiga rangkaian dari empat belas keturunan. Silsilah ini mengungkapkan jumlah keturunan serta kaitannya dengan Yesus sebagai "Anak Daud". Dalam pemahaman Ibrani, setiap abjad diberi nilai. Jumlah keseluruhan nilai bagi nama DAUD adalah empatbelas, dan mungkin itulah sebabnya Matius mengkaitkannya dengan empat belas keturunan dalam setiap rangkaian, demi menggarisbawahi posisi Yesus sebagai "Anak Daud".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar